Transfer Pemain
Zona Eropa
Lainnya
Live Score
Berita Terkini
Berita Utama



Rabu, 01 Februari 2012

Robin Van Persie Susul Cesc Fabregas Ke Barcelona Juni?

Kapten Arsenal Robin Van Persie dilaporkan kepincut untuk bermain dengan Barcelona karena tak kuasa menahan rindu pada gelar.

Barcelona punya satu kisah "spartan" di bursa transfer musim kemarin, yakni ketika memboyong Cesc Fabregas dari Arsenal. Bukan tanpa alasan bila menyebutnya demikian, mengingat alotnya proses tarik ulur negosiasi sampai pada akhirnya sang eks kapten pun berlabuh di klub masa kanak-kanaknya itu.

Cerita Fabregas mungkin sudah dilupakan publik the Gunners, namun bukannya saga Arsenal-Barcelona berakhir. Menurut kabar dari El Mundo Deportivo, kapten Arsenal terkini, Robin Van Persie, disebut-sebut cukup tertarik untuk mengikuti jejak Fabregas.

Keinginan penyerang Belanda itu tak lain karena alasan gelar. Di usia emasnya yang kini sudah menginjak angka 28, sang striker sudah amat merindukan trofi, dan di Arsenal hal tersebut selalu tak pernah dirasakannya. Oleh karena itu, Van Persie pun diyakini sudah menyimpan opsi untuk berpaling ke Los Blaugrana di akhir musim nanti.

Van Persie melihat mantan partnernya, Fabregas, secara prematur sudah bisa memenangkan tiga gelar sejak kepindahannya musim panas lalu. Hal yang kontras ketika Fabregas masih bernaung di bawah asuhan Arsene Wenger. Hal inilah yang kemudian menggigit naluri Van Persie untuk menjejaki kiprah gelandang timnas Spanyol tersebut.

Sementara Berbicara mengenai Barca di bursa transfer musim dingin kemarin, mereka memang tidak banyak melakukan manuver, sebab Pep Guardiola memang sudah puas dengan skuad yang dimilikinya sekarang ini.

Kendati demikian, laporan dari El Mundo Deportivo ini menjelaskan, kontrak Van Persie yang ketika Juni mendatang memasuki masa final, bisa saja membuat manajemen Barcelona menjajaki kemungkinan untuk meminang sang striker untuk mempertemukannya kembali dengan Fabregas.

Mungkinkah sang kapten bereuni kembali dengan sang eks kapten? Menarik untuk dinantikan...
 

Cepat Atau Lambat Neymar Pasti Milik Barcelona

Keputusan Neymar menunda petualangan di Eropa mendapat dukungan...

Mantan pemain tim nasional Brasil Marinho Peres memprediksi penyerang muda Santos Neymar cepat atau lambat bakal menjadi milik Barcelona.

Masa depan bintang berusia 19 tahun itu masih menjadi misteri dengan tim tujuan antara Real madrid dan El Barca. Jika semua berjalan sesuai skenario, teka-teki ini baru akan terjawab musim panas 2014.

Namun bagi Peres, Neymar kemungkinan besar bakal hijrah ke Camp Nou.

"Saya berteman dengan ofisial Santos dan bisa mengatakan rencana transfer ke Barcelona sudah berada di tingkat lanjutan," kata Peres pada COM Radio.

"Cepat atau lambat Neymar akan berkostum Blaugrana. Nantinya dia akan membutuhkan waktu dua atau tiga bulan beradaptasi dengan gaya Eropa untuk kemudian menjadi bintang di Camp Nou."

Akan tetapi, keputusan Neymar menunda petualangan di Eropa mendapat dukungan dari Peres.

"Brasil butuh Neymar bertahan karena tidak ada pemain timnas yang bermain di negara ini."

Joachim Low Tak Tertarik Jadi Suksesor Jose Mourinho

Low mengklaim Mourinho sebagai pelatih terbaik untuk Madrid saat ini. 

Pelatih timnas Jerman Joachim Low belakangan ini dikaitkan akan menjadi suksesor Jose Mourinho di Real Madrid, jika The Special One memutuskan hijrah. Namun, Low rupanya tidak mau menanggapi rumor tersebut.

"Mourinho harus menunggu hingga 2014, ketika kontrak saya dengan Jerman habis," tegas Low kepada Abendzeitung München

"Tapi jujur, ini murni spekulasi, tidak lebih dari itu. Saya pelatih timnas Jerman dan tidak ada pekerjaan di dunia ini yang lebih baik dari ini."

"Saya tak ingin buang-buang waktu dengan hal seperti ini. Saya yakin Mourinho pelatih terbaik untuk Madrid saat ini."

Masa depan pelatih asal Portugal itu bersama Los Blancos dipertanyakan, setelah dia menyatakan ingin kembali ke Liga Primer Inggris "dalam beberapa tahun".

Mario Balotelli Punya Kans Perkuat Barcelona Atau Real Madrid

Kelak, Mario Balotelli bisa saja perkuat tim sehebat Barcelona atau Real Madrid, begitu klaim agennya.

 Agen Mario Balotelli mengapungkan isyarat kalau kliennya bukannya tak punya peluang memperkuat klub sebesar Barcelona atau Real Madrid.

Menurut sang agen, potensi yang dimiliki penyerang Manchester City ini sudah layak untuk bermain di salah satu dari dua raksasa Spanyol tersebut.

"Saya dapat katakan kalau suatu hari nanti ia akan meninggalkan klub ini [City] untuk bergabung dengan salah satu klub tersohor di level terbaik Eropa," ujar Mino Raiola.

"Mungkin klub itu adalah Real Madrid dan Barcelona," lanjut agen kenamaan asal Italia itu.

Raiola kemudian mempertegas kalau pelabuhan berikutnya Balotelli bukan di Italia, karena ia paham keinginan kliennya seperti apa.

"Namun untuk sekarang ini, ia tetap tidak menyimpan rencana untuk kembali ke Italia dan bermain untuk Milan," ungkap Raiola seraya menepis isu jika sang striker tak berkeinginan untuk membela rival bebuyutan bekas klub Balotelli, Inter, tersebut.
 

Sepp Blatter: Ini Masa Kelam di Dunia Sepak Bola

Presiden FIFA Sepp Blatter menyampaikan bela sungkawa atas tewasnya puluhan suporter akibat kerusuhan dalam pertandingan Liga Premier Mesir antara Al-Masry dan Al-Ahly pada Rabu (1/2/2012) waktu setempat.

"Saya sangat terkejut dan sedih pagi ini bahwa banyak suporter sepak bola tewas atau luka-luka dalam sebuah pertandingan di Port Said, Mesir," ungkap Blatter.

Seperti yang diberitakan, kerusuhan pecah setelah Al-Masry memenangkan pertandingan dengan skor 3-1. Ribuan pendukung Al-Masry menyerbu lapangan dan mengejar pemain dan staf Al-Ahly. Mereka juga mengejar pendukung Ahly dan melakukan pembakaran.
Para pemain Ahly yang panik mengklaim tidak mendapatkan perlindungan dari pihak keamanan. Mereka memilih berlindung di dalam ruang studio televisi dan kemudian menghubungi pihak keamanan untuk meminta pertolongan.
Dilansir dari Sport 360, korban tewas akibat kerusuhan ini  telah mencapai 74 orang (dari laporan sebelumnya 73 orang) dan 146 orang mengalami luka-luka. Kerusuhan ini diduga karena adanya aksi provokasi dari simpatisan mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak.

"Peristiwa kali ini tercatat sebagai masa kelam di dunia sepak bola. Bagaikan bencana yang tak terbayangkan dan seharusnya tidak terjadi," ungkap Blatter.

Arsenal Jual Murah Andrey Arshavin.

Arsenal siap menjual Andrey Arshavin dengan banderol miring.

Arsenal agaknya sudah mulai habis kesabaran terhadap performa Andrey Arshavin yang kerap terlihat inkonsisten. Pihak klub pun sepakat untuk menjual murah pemain asal Rusia itu.

Kabarnya, Arsenal akan melepas Arshavin di nominal £5 juta, dan siap mendengarkan klub manapun yang mau duduk satu meja dengan manajemen the Gunners untuk merundingkan transfer sang pemain.

Seperti diwartakan The Daily Express, pelatih Arsenal Arsene Wenger sudah tak lagi mengindahkan Arshavin dan lebih mengedepankan youngster Alex Oxlade-chamberlain.

Dengan kian melambungnya performa Oxlade-Chamberlain yang sukses mengcover peran Gervinho, yang saat ini sedang di negaranya untuk berkiprah di Piala Afrika, kubu Arsenal pun tak segan lagi untuk menguangkan Arshavin dengan banderol yang rendah.

Bila berbicara masalah nilai transfer, Arsenal memang mengalaim kerugian siginifikan. Pasalnya ketika pertama kali mendaratkan Arshavin manajemen klub London Utara ini mesti merogoh kocek di angka £15 juta.

Klub yang berminat pada Arshavin sendiri sudah mulai berdatangan. Salah satunya datang dari klub tajir, Anzhi Makhachkala.
 

Sepp Blatter 'Jagokan' Michael Platini Jadi Presiden FIFA

Blatter menyatakan, walau membantah, hati kecil Platini menginginkan jabatan sebagai orang nomor satu di FIFA.

Presiden FIFA Sepp Blatter mengklaim Michael Platini sudah siap menjadi suksesornya di induk organisasi sepakbola internasional itu. Menurut Blatter, Platini akan menjadi presiden yang bagus bagi FIFA.

Platini yang kini masih menjabat sebagai presiden UEFA, selalu enggan memberikan komentar saat ditanya mengenai kemungkinan menjadi orang nomor satu di FIFA jika Blatter tidak ikut pencalonan di 2015.

Namun dalam wawancaranya dengan France Football, Blatter meyakini Platini sangat menginginkan jabatan tersebut.

“Michael Platini sudah siap, jika dia menginginkannya. Dia selalu bilang 'saya tak tahu'... tapi dalam hati kecilnya, dia menginginkan itu,” ungkap Blatter.

“Tentu saja dia akan menjadi presiden yang bagus. Dia tidak akan seperti saya saat menjabat presiden, karena tiap orang berbeda. Namun yang pasti, dia akan menjadi presiden yang bagus.”